[Tutorial Penomoran Halaman Dokumen Dengan Dua Jenis Format Penomoran]

Untuk para pejuang laporan baik itu laporan kerja praktik, PKM maupun skripsi sudah tidak asing lagi dengan aturan pembuatan proposal atau laporan yang wajib dibuat dengan menggunakan 2 jenis penomoran halaman dalam satu dokumen.

Bagi orang yang masih awam dengan Microsoft Word, tentunya merasa sangat direpotkan karena harus memisahkan dokumen tersebut sesuai jenis penomoran kemudian meggabungkannya kembali. Nahh kali ini kalian gak perlu lagi pake cara ituu, yuk langsung aja disimak infonyaa~~

Pada tutorial kali ini akan diinfokan cara membuat dokumen dengan urutan: Cover + Halaman awal (romawi) + Halaman isi (angka) + referensi.

  • Pilih menu “Insert” kemudian pilih “Page number”. Pilih tata letak penomoran halaman (di kiri / tengah / kanan).
  • Masuk ke setting-an header-footer (caranya: double klik pada bagian atas/bawah halaman) kemudian checklist pada kotak “Different first page”. Target kita adalah halaman cover dihitung sebagai halaman i tapi tidak akan dimunculkan angkanya.
  • Posisikan kursor pada halaman kedua. Jika pada halaman kedua jenis penomoran belum dalam bentuk angka romawi, maka diubah dengan cara double klik bagian atas/bawah halaman -untuk memunculkan header/footer- pilih “Page Number” kemudian pilih “Format page number”. Pada kotak dialog format page number bagian “Number format” nya diubah jadi angka romawi. Untuk “Page numbering” nya tetap dimulai dari i kemudian klik ok.
  • Selanjutnya akan diubah penomoran halaman isi dengan penomoran angka dengan cara aktifkan kursor pada halaman pertama halaman isi. Pilih menu “Layout” lalu klik tool “Breaks” kemudian pilih “Next page”.
  • Setelah halaman terbagi menjadi 2 section berbeda, double klik pada bagian atas/bawah halaman, kemudian hilangkan checklist pada kotak “Different first page”. Hasilnya halaman pertama bagian isi akan muncul.
  • Karena pada bagian isi format penomorannya berupa angka, maka bisa diubah dengan cara aktifkan header/footer halaman -> “Page number” -> “Format page number”. Ganti “Number format” menjadi angka dan “Page numbering” nya dimulai dari 1 kemudian klik ok. Selesai.

Gimanaa mudahkann???

Selamat mencobaa~~

#LampauiBatas

#Technovolution

#SalamTechnoscientist

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *